Istambul (Beautifull Beach from Demak)

Istambul (Beautifull Beach from Demak)

Demak yang terkenal sebagai Kota Wali sangat identik dengan Masjid Agung Demak. Masjid peninggalan para wali itu sudah terkenal seantero Nusantara bahkan dunia. Akan tetapi, saat ini Demak tidak hanya menyuguhkan wisata religi, tetapi juga saat ini bermunculan berbagai tempat wisata baru, diantaranya adalah Istambul.

Mungin yang terbersit di benak kita, kata Istambul akan merujuk pada sebuah kota yang sangat terkenal di Turki. Tetapi kali ini yang kita bahas adalah Istambul yang ada di Demak. Istambul merupakan akronim dari Istana Tambak Bulusan. Sebuah destinasi wisata baru di Kabupaten Demak yang berupa pantai dengan hutan manghrove.

Untuk menuju ke sana saat ini jalur memang masih ada beberapa ratus meter yang belum tergarap dengan baik. Jalur yang harus dilewati belum sempurna pengerasan jalannya. Akan tetapi, itu justru akan membuat salah satu keseruan dan tak akan terlupakan. Jalur yang dapat dilewati kalau dari Alun-alun Kota Demak menuju arah Kota Semarang putar balik di Desa Dukun Kecamatan Karangtengah, kemudian belok kiri ke Jl. Karangtengah –> Jl. Karang Tengah belok kiri dan menjadi Jl. Pos Wonokerto Tambak Bulusan/Jl. Tambakbulusan Raya dan terus ikuti jalur sampai bertemu dengan pintu masuk taman wisata Istambul. Atau ikuti titik koordinat di bawah ini.

Baca Juga  Peninggian Jalan Pantura Semarang - Demak

Dari titik lokasi di atas (titik lokasi parkir kendaraan), Kita dapat membeli tiket masuk yang sangat terjangkau (Rp. 15.000,-). Dengan tiket masuk ini kita sudah mendapatkan fasilitas naik perahu menuju ke pantai. Keseruan dimulai saat menaiki perahu menuju ke dermaga mangrove pantai Istambul.

Titik Lokasi Dermaga Pantai Istambul

Setelah menaiki perahu kurang lebih 10 menit, kita akan sampai di dermaga pantai mangrove Istambul. Walau dermaga masih cukup klasik, tetapi tidak mengurangi rasa gembira saat sampai di dermaga tersebut. Bahkan, dari kesederhanaan inilah pantai ini terasa masih alami dan asri.

Dari dermaga kita disambut dengan hutan mangrove yang masih sangat alami. Jalan menuju ke pantai sudah dibuat dengan baik. Jalan terbuat dari papan kayu yang menambah keasrian destinasi wisata ini. Untuk titik lokasi pantai dapat dilihat pada peta berikut ini.

Baca Juga  Masjid Agung Demak, Warisan Kejayaan Kesultanan Demak dan Walisongo

You might also like